Basarnas Hentikan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Halsel

Investigasi

Pencarian korban kapal tenggelam di perairan Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, resmi dihentikan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas). Keputusan ini diambil setelah tim gabungan melakukan operasi pencarian intensif selama tujuh hari sejak insiden terjadi. Meski upaya maksimal telah dilakukan, termasuk mengerahkan kapal patroli, pesawat udara, dan personel dari berbagai instansi, jumlah korban yang ditemukan belum mencapai total penumpang yang dilaporkan hilang.

Kepala Kantor Basarnas Ternate menjelaskan bahwa penghentian operasi SAR mengacu pada standar prosedur nasional, yaitu ketika masa pencarian aktif telah melewati batas waktu 7×24 jam tanpa perkembangan signifikan. “Kami menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Segala upaya telah kami lakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya dalam konferensi pers.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran, terutama di wilayah perairan yang cuacanya kerap tidak menentu. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kondisi kapal dan mematuhi aturan pelayaran sebelum berangkat. Sementara itu, pemerintah daerah diminta memperketat pengawasan terhadap armada transportasi laut demi mencegah tragedi serupa di masa depan.

Di tengah keprihatinan atas musibah ini, banyak warga mencari hiburan ringan sebagai pelarian sejenak dari tekanan berita. Salah satu cara yang kini populer adalah bermain game online yang menawarkan sensasi dan potensi keuntungan, seperti di Indobet. Namun, tetap bijak dalam memilih aktivitas rekreasi agar tidak mengganggu tanggung jawab utama.